pasti kamu terlalu bosan membahas ini tapi sungguh hal ini sangat mengganggu untukku. Ku kira kamu seseorang yang bisa masuk kehidupan ku tanpa harus mengubah apapun yang sebelumnya sudah memang ada di diriku, ya mungkin beberapa hal itu baik tapi selebihnya?? Membuat ku sedikit membangkang dan menjadi sedikit geram.. ya maaf kan aku, sungguh aku seorang yang keras dan maka dari itu ku mohon untuk lebih mengimbangi ku, dengarkan kata kata ku dengan baik, saringlah segala penjelasan dan pengakuan ku, lihatlah dulu sisi positifnya, dan jangan menampakan angkara mu terlebih dahulu, tunggu aku selesaikan semua, dan kumohon nasehati aku jika ternyata aku salah, jangan menampakan kemarahan mu jika aku sedang marah karni itu hanya membuat ketegangan dan memperburuk semua.
Diawal perkenalan aku senang karna kau mengenal ku dari segala hal buruk ku hingga baik ku. Kau tau aku seorang perokok, kau tau teman & sahabat sahabat ku lebih banyak lelaki ketimbang sejenis ku, kau tau aku seorang yang keras, keras pendirian dan dalam hal apapun, kau tau aku selalu punya gaya sendiri dalam berpakaian, aku lebih suka bergaya seperti teman lelaki ku kebanyakan ketimbang dandanan wanita yang serba heboh dan ribet. Dan hal lain Kau tidak memiliki kepercayaan terhadapku, kau terlalu curiga dengan apa yang aku lakukan, kau tidak suka jika ku menghapus sms sms di handphone ku, kau curiga tiap kali ku mengangkat telepon masuk untuk ku, yahh. Ku tau itu tanpa harus ku bertanya.. bahkan pernah sesekali kau pulang, marah tanpa sebab ku fikir setelah membukan sebuah sms yang bahkan aku tidak mengetahui siapa pengirimnya.
Sedih mengetahui bahwa kau sama saja dengan sejenismu. Bahwa apa yang ku fikir tentang mu itu salah.. sedih karna tahu sebegitu besarnya rasa ketidakpercayaan mu terhadapku..
Dan maaf kita tidak sekali dua kali bertengkar karena masalah ini..
aku memaklumi jika perubahan itu membutuhkan proses yang lama. Aku dengan sabar menunggu itu semua.. menunggu kamu mengerti aku yang seperti ini.
Apakah kau tau aku selalu mengambil jalan tengah ketika kau bilang untuk berubah dan dengan proses waktu yang lama?..
kau tidak suka aku sebagai perokok, ya aku akui pasti semua pria membenci jika kekasihnya adalah seorang perokok. Tapi percayalah aku pun ingin menghentikan sebagai perokok. Tapi keinginan untuk berhenti merokok tidak semudah yang diucapkan. Tapi aku tetap berusaha mengurangi batangan batangan rokok yang aku hisap. Hingga saat ini pun aku masih tetap mengurangi itu dan dengan harapan akan benar benar berhenti sepenuhya.
Hal kedua kau tidak mengukai jika aku bergaul dengan teman teman lelaki ku. Apa ini??? Satu hal yang snangan mengganggu untuk ku. Sebelum aku mengenal mu merekalah yang selalu menemaniku, mereka semua baik dan sangat menyayangi ku bukan hanya sebagai teman tetapi mereka sudah meganggap ku seperti adik, mereka menjaga ku dari hal hal yang buruk karena mereka tahu aku hanya sebatas perokok dan tidak lebih. Mereka juga selalu mengingatkan ku untuk mengurangi merokok ( bukan hanya kamu, merekapun .. ) aku sangat bahagia memiliki teman kuliah seperti mereka yang sekarang sudah seperti kakak lelaki ku semua. Dan kini kau hadir sesudah ku mengenal mereka dan memintaku untuk tidak berhubungan dengan mereka?? JAHAT. Ya kau orang terjahat yang pernah meminta sedikit kenyamanan ku dari hidup ku.. maaf..
Hey kau mengenal ku sudah dengan bersama mereka, kadang ketika ku benar benar geram mengetahui ini ingin sekali ku lontarkan kalimat kalimat yang tidak seharusnya ku lontarkan kepadamu dengan kata lain apa hak mu melarang ku berhubungn dengan orang yang bahkan mengenal ku lebih dulu ketimbang dirimu.
Tapi lagi lagi aku mengambil jalan tengah.. aku jarang berkumpul dengan mereka.. hanya sesekali aku bergabung dengan mereka ketika ada tugas perkuliahan yang kebetulan aku satu kelompok dengan mereka, tidak jarang mereka mengataiku dengan predikat sombong, tidak jarang juga mereka menghalangi ku untuk pulang duluan ketika kami masih asik berbincang dan bercanda. Sungguh dalam hati ini kadang aku sangat merindukan kakak kakak lelakiku :’( aku berharap seseorang mengerti ini tapi kufikir percuma saja. Ia tidak akan mengerti ini. Terlalu banyak hal yang tidk bisa kulupakan bersama mereka tetapi kini .. yaa.. ada sedikit jarak ku untuk mereka dan ini membuatku sedih tanpa Ia tahu seberapa besar ku menyayangi temam teman ku yang sudah ku anggap sebagai kakak ku sendiri. Dan ada satu hal yang dan ada hal lainnya yang sulit ku jabarkan dan belum tentu ia mengerti apa yang ku ungkapkan.
Dan ketiga.. hal kecil pun bisa menjadi besar keetika kau sudah memcemberuti ku jika kau tidak menyukai satu hal dari ku.. jau selalu marah jika aku menggunakan lengan buntung kekampus.. hey aku selalu menggunakan jacket dan tidak pernah kulepaskan sekali pun. Aku pun sadar tidak memiliki bentuk tubuh yang bagus untuk dipamerkan, dan sekali pun aku memiliki itu aku tidak akan melakukannya ( kampus.. bukan mall.. bukan tempat untuk mejeng.. aku tahu itu ) dan apakah kau tau?? Aku telalu mencintaimu sampai hal sekecil ini pun aku tidak ingin membuat hubungan kita tidak baik, sampai sampai aku meminta bunda untuk mengkecilkan lingkar lengan semua tanktop ku.
sms sms yang kau baca dan kamu selalu diam terhadapku setelah membacanya dan padahal aku tidak mengetahui siapa pengirim sms itu..kau bilang kau curiga jika melirik ku sedang menghapus sms sms itu, percayalah aku menghapus sms sms provider yang hanya menyampah di inbox ku, dan menghapus semua sms jika inbox ku sudah tidak memenuhi kapasitas penyimpanan. Dan mungkin beberapa sms tidak jelas aku langsung aku hapus itu hanya karna aku tahu kau pasti akan langsung marah tanpa menanyaiku siapa sms itu yang padahal aku tidak tahu itu.. dan ini usaha ku untuk tidak membuat mood mu buruk jika sedang bertemu.
Sering aku aku menceritakan hal hal yang kurang penting tapi tetap kuceritakan hanya untuk kau tahu bahwa tidak ada hal yang ingin ku tutupi. Pernah sekali ku ceritakan lelaki yang mendekatiku, meminta nomer ponsel ku, dan lelaki itu tidak pernah sekalipun ku tanggapi hingga satu ketika karna ulah teman ku aku harus dengan terpksa memberi nomer ponsel ku, tapi aku tidak sebodoh itu aku memberi nomer bunda ku .. dan ketika kuceritakan itu semua kau masih saja memarahi ku tidak tahu apa sangat besar salah ku menceritakan semuanya.. sungguh niat ku hanya kau memberikan kepercayaan kepada ku bahwa aku tidak seperti wanita kebanyakan.
Semua jalan tengah yang ku ambil kurasa tidak kau anggap.. ya memang usaha kecil ku tidak penting bagimu.. bagi mu hanyalah aku mematuhi semua pintamu yang bahkan kau tahu aku tidak menyukai itu.. aku melalukan ini semua karena sampai saat ini aku masih sangat menyayangimu.. ku harap suatu saat kau membaca ini Aditya Yudhi Prastianto.. dan selamat tanggal 6.. :’(
Enola 060412
